Kali ini saya akan membagikan pengalaman pendakian penanggunggan via jolotundo mojokerto, jika biasanya pendakian menyuguhkan banyak keindahan alam tetapi pendakian via jolotundo menyuguhkan situs peninggalan berupa candi diantaranya candi bayi, candi putri, candi pura, candi gentong, candi shinta, candi siwa, candi guru, candi wisnu. hari sabtu 10 februari 2024 kita mulai berangkat jam 10 pagi dari lamongan ke kota mojokerto tepatnya di desa seloliman trawas, sesampai di basecamp jolutondo jam 13.00 wib kita bersiap2 packing dan makan di warung basecamp, pukul 15.00 wib kita memulai pendakian dengan beranggota kan 5 orang, track licin sudah menyambut utk sampai ke puncak,, pada pukul 19.00 wib kita putuskan untuk melanjutkan mendirikan tenda di karenakan sdh larut malam dan stamina sdh mulai lelah, pukul 20.00 wib kita masak dan foto2 view gunung arjuna welirang dan di lanjutkan tidur. minggu 11 februari 2024 pukul 03.00 wib kita memulai summit ke puncak, suhu dingin dicampur mata masih ngantuk tetap semangat untuk sampai puncak. track awal kita lalui cukup landai banyak bonus. setelah berjalan 1 jam lebih track mulai menanjak tanpa ampun dan 2 anggota kita tidak kuat untuk melanjutkan pendakian ke puncak, saya dan 2 teman untuk melanjutakn ke puncak pawitra dengan track yang lumayan terjal nanjal parah. pukul 06.00 kita sampai di puncak pawitra. pemandangan yg super epic gunung welirang arjuna yg megah. di puncak cuma sejam saja foto foto kemudian kita lanjut turun ke pos lapangan untuk bungkar tenda. jam 10.00 wib kita melanjutkan turun gunung dan sesampai di pos perijinan jam 13.00 wib, di basecamp kita lanjutkan istirahat, sholat dan makan siang, pukul 05.00 wib kita lanjutkan perjalanan pulang ke lamongan dengan cuaca hujan, sekian referensi dari kami semoga bermanfaat ya, saran saja mending via tamiajeng kalau mau ke penanggunggan hhhh
Gunung butak merupakan gunung tidak aktif yang berada pada perbatasan kabupaten malang dan blitar. Lokasinya merupakan satu deretan dengan gunung panderman, gunung kawi, dan pegunungan disekitarnya. Sehingga kalau dilihat dari kejauhan seperti orang sedang tidur. Warga malang lebih banyak menyebutnya pegunungan putri. Ya, memang kalau dilihat seperti wanita sedang tidur. G. Panderman sebagai kakinya G. Kawi sebagai dadanya dan G. Butak sebagai hidungnya. Gunung Butak sendiri mempunyai puncak dengan ketinggian 2868mdpl. Dan mempunyai banyak jalur untuk mendaki puncaknya. Namun kali ini kami akan menceritakan perjalanan kami mendaki gunung butak via panderman. Kenapa saya pilih Gunung Butak? Semua berawal dari keinginan kami yang ingin naik gunung. Hawa dinginnya, suara2 hewan, dan melihat hijaunya dedaunan membuat kami rindu akan naik gunung serta nuansa tidur di dalam tenda. Kami naik gunung pada hari selasa 16 agustus 2016. Saya sendiri dari lamongan bersama team pada hari selas...


















Komentar
Posting Komentar